Malam menjadi begitu hening. Cahaya rembulan pun redup, tak seterang biasanya. Nyanyian malam pun tak terdengar lagi. Semua sedang haus dalam lamunannya sendiri. Semua sedang nyaman menikmati khayalan dan batas yang ada. Lantunan doa syahdu setiap umat beragama mendadak hilang ditelan bumi. Hanya ada bisik-bisik suara yang memanggil nama-Nya yang kudus. Berharap banyak dengan amal ibadah yang begitu minim. Namun apa gunanya berkata, lebih indah jika aku dan kau bergabung dalam lantunan doa yang sekadar bisik-bisik 2 atau 3 orang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini